JAKARTA (MPI)- Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan angka prevalensi (tingkat kasus) perokok remaja di Indonesia mengalami peningkatan.
Berdasarkan hasil survei, adanya penurunan dan peningkatan yang secara signifikan ini dikaitkan dengan tayangan promosi atau iklan. Dalam peningkatan keterpaparan iklan rokok di internet meningkat 10 kali lipat lebih dalam 10 tahun terakhir, dari 1,9 persen di tahun 2011 menjadi 21,4 persen pada 2021.
Tidak heran, kenaikan angka perokok remaja di Tanah Air, disebut Wamenkes Dante secara gamblang disebabkan karena maraknya tayangan iklan rokok di internet.
"Kenaikan ini karena iklan, kita sudah batasi iklan-iklan rokok, tapi masih ada iklan terselubung salah satunya di internet. Tapi kita akan terus perangi hal ini,” ungkap Wamenkes Dante dikutip laman resmi Kemenkes, Kamis (2/6/2022).
BACA JUGA:Wamenkes Ingatkan Bahaya Rokok Elektrik Sama dengan yang Konvensional
BACA JUGA:10 Cara Ampuh Berhenti Merokok agar Tak Lagi Kecanduan