MENGENL perbedaan cacar monyet dan cacar biasa bisa menjadi kunci agar kita tidak panik. Apalagi, saat ini tengah heboh kasus cacar monyet yang menyebar di negara-negara Eropa dan sudah menjadi caoncern dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Cacar Monyet, yang awalnya menjadi penyakit endemik Afrika ini kini telah menjangkit beberapa orang di berbagai negara. Menurut laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO), setidaknya ada 92 kasus terkonfirmasi dan 28 kasus suspek cacar monyet dari 12 negara non-endemik.
Agar lebih hati-hati lagi, maka anda harus tahu perbedaan cacar monyet dan cacar biasa. Dikutip Okezone dari laman WHO dan juga beberapa sumber, perbedaan penyakit ini dapat dilihat dari:
Penyebabnya
Penyebab dari penyakit cacar monyet dan cacar biasa tentunya berbeda. Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox (MPV), sedangkan cacar biasa terjadi karena infeksi virus varicella zoster.
Gejala
Cacar monyet dan cacar biasa sebenarnya memiliki gejala yang hampir sama, yaitu munculnya bintik-bintik atau ruam merah yang nantinya akan berubah menjadi lentingan berisi cairan. Tak hanya itu, penderitanya akan mengalami demam, sakit kepala, dan kelelahan.
Bedanya, gejala cacar monyet memiliki gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Meski begitu, cacar monyet ternyata memiliki gejala yang lebih ringan, yaitu sekitar 2 - 4 minggu dan dapat sembuh sendiri.