Fakta Unik Dusun Batok, Tak Pernah Kurang Atau Bertambah Jumlah KK dan Rumahnya

Rustaman Nusantara, Jurnalis
Selasa 31 Mei 2022 15:02 WIB
Dusun Batok (dok MPI/Rustaman)
Share :

Jika terjadi penambahan jiwa seperti adanya perkawinan, maka warga yang baru saja menikah secara otomatis akan meninggalkan desa dan menetap di luar Desa Batok.

Namun jika ada warga yang atau salah satu keluarga yang meninggal maka pengantin tersebut tidak akan pergi dari dusun dan akan tinggal dalam satu rumah bersama keluarga barunya di dusun tersebut.

Slamet, salah satu pemuda Dusun Batok mengatakan bahwa dusun batok akan berkembang baik dan dimungkinkan bisa bertambah jika ada tokoh agama atau ulama yang menghidupkan dusunnya. Yakni dengan adanya aktivitas keagamaan, seperti adanya bangunan tempat ibadah baik masjid maupun musala.

“Menurut cerita yang saya dapat bahwa pada zaman dahulu, nenek moyang yang menempati dusun batok merupakan penganut kejawen hingga mulai terjadi perubahan dan kini banyak yang sudah menganut agama Islam,” kata Slamet.

“Jika hendak menunaikan ibadah salat, warga harus berjalan menuju dusun sebelah yang berjarak enam ratus meter dari rumah mereka,” ujarnya.

 

BACA JUGA:Dear Traveler, Cek 5 Etika Selfie di Tempat Wisata yang Wajib Kamu Tahu 

Warga pun baru bisa menikmati adanya listrik masuk ke pedusunan sejak setahun lalu. Dimana sebelumnya ia hanya mengandalkan lampu sentir sepanjang malam dan sebagian lagi mengandalkan listrik dari dusun terdekat yang jaraknya 600 meter.

Jaringan listrik yang mengalir harus melewati perbukitan dan jaraknya terlalu jauh dianggap sangat rawan dan berbahaya bagi warga yang melintas karena sewaktu-waktu kabel bisa terputus tanpa sepengetahuan warga.

“Namun saya merasa senang bisa menikmati penerangan listrik,” ujarnya. Ali Murtopo, Kepala Desa Bago.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya