Dokter di AS Timbang Kembali Gunakan Obat Paxlovid Pfizer untuk Pasien Covid-19, Kenapa?

Kevi Laras, Jurnalis
Minggu 29 Mei 2022 13:30 WIB
AS pikir ulang gunakan paxlovid untuk pasien Covid-19 (Foto: Medicaldaily)
Share :

SEJUMLAH dokter di Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan kembali penggunaan obat Paxlovid antivirus Covid-19 Pfizer. Hal tersebut ditujukan untuk pasien berisiko rendah.

Penggunaan obat Paxlovid di Minggu ini meningkat, lalu badan kesehatan masyarakat AS memperingatkan, bahwa gejala dapat kambuh setelah orang menyelesaikan pengobatan. Kemudian, mereka harus mengisolasi untuk kedua kalinya.

"Untuk orang-orang yang benar-benar tidak berisiko ... saya merekomendasikan agar mereka tidak mengambilnya," ujar Dr Sandra Kemmerly, spesialis penyakit menular di Ochsner Health di New Orleans, dilansir Channel News Asia Minggu (29/5/2022)

BACA JUGA : WHO Sarankan Pil Paxlovid untuk Pasien Bergejala Ringan

Penggunaan Paxlovid dari Pfizer, diberi wewenang untuk merawat orang yang baru terinfeksi dan berisiko untuk mencegah penyakit parah. Jumlahnya meningkat seiring dengan meningkatnya infeksi.

Lebih dari 162.000 kursus dibagikan minggu lalu, dibandingkan dengan rata-rata 33.000 seminggu sejak obat itu diluncurkan akhir tahun lalu, menurut data pemerintah.

BACA JUGA : Mengenal Paxlovid, Calon Obat Covid-19 Indonesia

Pada hari Selasa, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengutip laporan kasus dan kekhawatiran bahwa pasien yang kambuh dapat menyebarkan virus. Kemudian, mengeluarkan nasihatnya bahwa pengguna Paxlovid harus mengisolasi selama lima hari kedua jika gejala pulih.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya