"Apakah dapat menyebabkan ledakan kasus? Ini semoga enggak, yang terpenting bukan mutasi. Tapi ada lonjakan kasus sampai rumah sakit terisi penuh akibat mutasi itu, jadi bagaimana lebih lanjutnya (kasus Covid-19)," jelasnya.
Sebelumnya, Dr Fajri mengatakan sejauh ini, BA.4 dan BA.5 belum bisa dipastikan sebagai varian berbahaya. Sebab, belum ada bukti penelitian yang menyatakan varian turunan dari Omicron (BA.2) berbahaya.
Namun, ia mengatakan jika varian ini kategori yang mudah menular, mengingat turunan dari Omicron.
"Merupakan turunan Omicron, sebenarnya sama saja karena sejauh ini belum berbahaya. Kalau cepat menular mungkin, sebab di Amerika belum menunjukkan bahwa ini berbahaya," tutur Dr Fajri.
(Dyah Ratna Meta Novia)