Menurutnya, langkah-langkah praktis dapat dengan aman mengatur masuknya penduduk ke Makkah.
“Ini untuk memberantas segala macam penyusupan ke tempat-tempat suci, terutama bagi penduduk yang tidak memiliki izin, yang sedang berlibur dari pekerjaan mereka dan pergi ke Mekah untuk bekerja, atau tinggal bersama kerabat dan teman mereka, dan kemudian menyusup ke tempat-tempat suci untuk menunaikan ibadah haji,” katanya.
“Akibatnya, mereka tinggal di trotoar dan tidur di sana yang akan berdampak pada lingkungan dan tingkat kebersihan masyarakat,” tambahnya.
Dr. Othman Qazzaz, Kepala Departemen Penelitian dan Studi Media di Lembaga Penelitian Haji dan Umrah Dua Masjid Suci mengatakan bahwa Kerajaan Saudi juga melakukan upaya untuk meningkatkan layanan logistik selama haji, yang bertujuan untuk menjadi tuan rumah yang sukses. musim haji.
(Salman Mardira)