Hengkang, Starbucks Tutup 130 Gerai di Rusia

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Kamis 26 Mei 2022 13:04 WIB
Ilustrasi Starbucks (dok Freepik)
Share :

Merek-merek AS berada di bawah tekanan untuk memutuskan hubungan dengan Rusia di tengah kecaman internasional atas invasi Ukraina. Dunia internasional memang sangat mengecam invasi Rusia ke Ukraina yang dianggap tak memiliki alasan kuat.

Starbucks telah berada di Rusia selama 15 tahun. Dalam acara investor Desember 2010, para eksekutif menyoroti negara itu sebagai pasar utama yang sedang berkembang untuk merek tersebut, bersama dengan China, Brasil, dan India.

Starbucks sendiri tidak mengungkapkan dampak keuangan dari keluarnya perusahaan tersebut dari tanah Rusia.

Saham Starbucks naik 0,5 persen menjadi USD73,76 pada Senin pagi. Sementara McDonald's sempat menyatakan, keluarnya mereka akan menghasilkan biaya satu kali sebesar USD1,2 miliar hingga USD1,4 miliar.

Pada hari Kamis lalu, jaringan tersebut mengatakan telah mencapai kesepakatan untuk menjual bisnisnya di Rusia kepada pengusaha Rusia Alexander Govor, pemegang lisensi McDonald's.

(Kurniawati Hasjanah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya