BERBAGAI macam penyakit bermunculan sejak pandemi Covid-19 mulai mereda. Terbaru, ada kasus yang cukup mengkhawatirkan yakni kasus hepatitis akut misterius.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun telah memberikan peringatan pada beberapa negara untuk mewaspadai penyakit tersebut, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, kasus hepatitis akut ini telah menelan beberapa korban.
Pasien diduga hepatitis akut di Indonesia bertambah 2 orang, sehingga total kasusnya hingga Selasa, 24 Mei 2022, berjumlah 16 kasus. Masyarakat diimbau terus waspada, tapi tidak panik dalam menanggapi kasus ini.
"Dua kasus baru yang dilaporkan itu berasal dari Banten dan Sulawesi Selatan," terang Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril, di Webinar, Selasa (24/5/2022).
Pada kasus diduga hepatitis akut di Banten, pasien diketahui memiliki hasil laboratorium SGOT dan SGPT di atas 1000 IU/ml. Kemudian, gejala yang dialami pasien adalah demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, gatal, dan ada ruam. "Statusnya pending classification karena sedang menunggu hasil pemeriksaan hepatitis E," ungkapnya.