Menewaskan dua orang
Dikisahkan awal mula cerita ini adalah adanya dua mahasiswa yang berpacaran. Mereka berdua menjelajah ke area utara situs Rowo Bayu lalu bertemu sebuah rumah yang setelah di datangi ternyata rumah tersebut berada di Desa Penari.
Ketika pulang dari desa tersebut, mereka dibekali sebuah bingkisan. Saat sampai dan bertemu teman-temannya, mereka berdua menceritakan pengalamannya ini namun tidak ada yang percaya. Saat mereka membuktikan dengan membuka bingkisan yang tadi mereka bawa, isinya adalah sebuah kepala kera. Kemudian beberapa hari setelahnya si pria meninggal dan seminggu kemudian si wanita menyusul.
Tempat wisata
Desa Rowo Bayu dikenal dengan adanya tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Raung. Wisata ini berada di area KRPH Perhutani Banyuwangi Barat. Danau ini juga menjadi saksi perlawanan rakyat melawan penjajah pada masa lalu.
Lokasi perang
Sejumlah sumber mengatakan jika Rowo Bayu merupakan sebuah lokasi terjadinya Perang Puputan Bayu bagi orang-orang Banyuwangi melawan VOC. Perang tersebut menewaskan sekitar 60 ribu jiwa dan disebut sebagai perang terkeji dalam sejarah Nusantara.
(Kurniawati Hasjanah)