Keberadaan dugong di Alor adalah bukti bahwa alam (perairan) Alor masih terjaga dengan baik, mengingat dugong biasanya hidup di perairan yang memiliki padang lamun (ekosistem khas di laut dangkal).
Sehingga adanya festival seperti ini, lanjut Shana, semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjaga alam agar di tahun-tahun yang akan datang dugong Alor masih bisa dilihat oleh masyarakat.
Shana menjelaskan, festival dan pameran UMKM selama dua hari itu akan memberi dampak langsung kepada masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan tersebut dapat menjadi ajang promosi bagi wisatawan sehingga tertarik untuk datang dan melihat dugong serta berbagai kerajinan seperti tenun Alor dan suvenir khas lainnya.
"Mereka bisa langsung datang ke Alor dan menikmati berbagai pengalaman menarik dan seru secara langsung," ungkapnya.
(Rizka Diputra)