Wanita Makin Banyak Berkontribusi bagi Pembangunan

Antara, Jurnalis
Kamis 19 Mei 2022 13:34 WIB
Wanita banyak berkontribusi bagi pembangunan (Foto: Executive development associates)
Share :

KETUA Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan, saat ini wanita semakin banyak berkontribusi pada pembangunan di Tanah Air.

“Peran wanita tidak hanya di rumah saja, tetapi saat ini sudah menjadi pimpinan organisasi, pimpinan perusahaan maupun pengambil keputusan,” ujar Giwo belum lama ini.

Dia menjelaskan saat ini semakin banyak perempuan yang mengisi posisi strategis dalam suatu organisasi dan semakin memiliki kontribusi pada pembangunan. Hal itu dapat menggugah semangat, menambah pengetahuan serta mendukung pembangunan bangsa.

 

Banyak perempuan berkiprah baik di organisasi massa, maupun di perusahaan. Peran mereka makin penting sebagai pemimpin bangsa.

Sementara itu, Connie Ang selaku CEO Danone Indonesia mengatakan, ia percaya perannya sebagai pemimpin berlaku seperti seorang konduktor dalam drkestra di mana ia memiliki tugas untuk mempengaruhi dan memimpin seluruh tim dan mendengarkan informasi yang membantu para pemimpin melakukan pekerjaan mereka dengan kemampuan terbaiknya.

Ini membantu mendorong budaya yang menghargai kinerja, dan memiliki makna akan bagaimana kita memenuhi janji dan saling menuntut pertanggungjawaban.

"Kami menghargai kejelasan dan akuntabilitas, didukung oleh orang-orang yang berani untuk menyelesaikan masalah saat keluar jalur. Nilai-nilai dan perilaku kunci ini mendorong kinerja. Nilai-nilai ini memungkinkan kami untuk menavigasi setiap situasi yang menantang untuk memberikan hasil bisnis kami dan fokus pada apa yang benar-benar penting yakni dampak positif pada kehidupan masyarakat Indonesia," ujar Connie.

Apalagi pandemi Covid-19 telah membawa banyak tantangan, ketidakpastian, dan gangguan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, pandemi juga menjadi momen pembelajaran bagi para pemimpin termasuk wanita yang memimpin guna menguji strategi, kepemimpinan, dan akhirnya pola pikir akuntabilitas.

 BACA JUGA: Ketika Presiden Soeharto Bicara soal Peran Wanita dan Kawin Lagi

“Dalam hal keberlanjutan bisnis, budaya merupakan sebuah keunggulan kompetitif yang baru. Hal ini bukan lagi hanya tentang memiliki strategi untuk menjadi pemenang atau memiliki sistem yang solid, namun organisasi yang berkembang memiliki fokus pada cara kerja yang melayani masyarakat dan kemampuan untuk menyesuaikan budaya mereka. Langkah ini dimulai dari pemimpin di mana mereka perlu rasa ingin tahu, pembelajar, keseimbangan dalam bertanya dan memberi tahu untuk mendapatkan hasil maksimal,” kata Connie.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya