Hepatitis Akut Misterius Terus Menyebar, Kebersihan Jadi Kunci Utama Pencegahan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 17 Mei 2022 17:20 WIB
Podcast aksi nyata Parta Perindo (Foto: Ist)
Share :

HEPATITIS akut misterius dilaporkan 18 kasus hingga 11 Mei 2022. Sebanyak 7 anak dinyatakan meninggal dunia karena penyakit yang belum diketahui penyebabnya tersebut.

Upaya pencegahan perlu dilakukan untuk meminimalisir penyakit, salah satu yang utama adalah memastikan kebersihan diri. Kebersihan menjadi landasan utama mencegah masuknya virus penyakit ke dalam tubuh, termasuk hepatitis akut misterius ini.

 

"Menjaga kebersihan diri adalah salah satu kunci utama mencegah penyakit hepatitis akut misterius ini," terang Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Pelayanan Sosial DPD Partai Perindo Deni Rahman dalam Podcast Aksi Nyata bertajuk 'Kasus Hepatitis Akut Terus Meningkat, Waspada dan Cegah!' yang disiarkan di Youtube Partai Perindo, Selasa (17/5/2022).

Pada kesempatan tersebut, Deni pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak makan dan minum sembarang. Sebab, apa yang kita konsumsi akan memengaruhi kualitas kesehatan.

"Makanya, kami juga mengimbau kepada anak muda khususnya untuk menghindari makan sembarang atau minum-minuman beralkohol karena itu memperbesar risiko hepatitis akut misterius, maupun penyakit lain," tambahnya.

Deni pun mengingatkan kepada masyarakat agar meningkatkan lagi kualitas hidup dengan rajin berolahraga, tidur cukup, jauhi narkoba, jauhi seks bebas, dan tidak berbagi alat makan kepada orang lain. Semua itu penting untuk mencegah penyakit akibat virus seperti hepatitis akut misterius ini.

Di Podcast Aksi Nyata Partai Perindo tersebut, Deni tak bosan-bosan untuk mengajak anak muda penerus bangsa agar bersama-sama mengentaskan masalah yang ada di masyarakat, termasuk kasus hepatitis ini dengan memastikan diri menjauhi faktor risiko.

 BACA JUGA:Podcast Perindo: Ragu Dalami Olahraga Yoga? Ini Tips dari Masternya

"Ya, kita bersama-sama juga menyebarkan atau menyosialisasikan terkait informasi pencegahan ini ke masyarakat agar penyakit ini tidak menyebar lebih jauh. Informasinya jangan berhenti di Anda, tapi harus menyebar ke masyarakat," tambahnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya