Sedangkan, jumlah kargo yang berangkat terdapat pertumbuhan sebesar 15,04 persen, yaitu sebanyak 114.324 kilogram pada 2019 berbanding 131.408 kilogram pada 2022. "Dan jumlah penumpang yang berangkat mengalami penurunan sejumlah minus 23,09 persen, yaitu sebanyak 17.529 orang di tahun 2019 berbanding 13.481 orang di tahun 2022," ucap Agus.
Dia menuturkan, data pertumbuhan pergerakan kargo pada tahun ini cukup besar bila dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 19,12 persen. Pertumbuhan barang yang diberangkatkan mengindikasikan adanya peningkatan perekonomian yang cukup tinggi dari daerah Tarakan pada masa angkutan Lebaran tahun 2022.
(Kurniawati Hasjanah)