TEBET Eco Park menjadi salah satu spot wisata yang bisa dikunjungi saat libur Lebaran. Taman ini mengusung konsep 'Eco Park' dengan menghadirkan keindahan alami taman melalui pemulihan ekosistem dan naturalisasi ruang terbuka hijau dan biru. Serta penyediaan fasilitas taman yang mengakomodasi beragam aktivitas warga.
Berbeda dengan Taman Tebet Lama, Tebet Eco Park berpegang teguh pada konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan.
Di samping itu, juga Tebet Eco Park menghasilkan berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh publik.
”Harapannya, Pemprov DKI bersama masyarakat bisa saling menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang ada di Tebet Eco Park ini,” ungkap Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan belum lama ini.
Dijelaskan Anies, revitalisasi Tebet Eco Park merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta, PT Award Global Infinity, dan PT Kepland Investama selaku pemegang kewajiban, serta berbagai komunitas dan telah diinisiasi pada 2019.
Kendati sempat dihadang pandemi 2020-2021, pada akhirnya taman Tebet Eco park dapat dituntaskan bersama-sama. Selain menghadirkan Tebet Eco Park, Pemprov DKI Jakarta sejak 2018 juga telah membangun dan merevitalisasi 377 taman. Kemudian menanam lebih dari 140.000 pohon di Jakarta.
”Mari menjadi warga Ibu Kota yang bertanggung jawab, yang mengembalikan alam menjadi sehat dan membuat hubungan antara manusia dengan alam menjadi hubungan yang sehat,” tutupnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk kembali ke taman melalui postingan video di akun Instagramnya @aniesbaswedan, Jumat, 29 April 2022 lalu.