Siklus ini merupakan salah satu sistem penghitungan waktu suku Maya. Mereka juga memiliki tahun Matahari berisi 365 hari, sebuah sistem yang lebih besar bernama "Long Count" dan sistem kalender bulan.
"7 Deer" dan catatan lain dari 11 potongan yang ditemukan bersamaan dengan kalender ini menunjukkan sistem penghitungan waktu tersebut sudah digunakan selama beberapa tahun. Profesor antropologi dari Skidmore College, Heather Hurst, yang juga salah satu penulis penelitian, menyebutkan masih ada kemungkinan contoh lain yang lebih tua di situs lain.
"Kedua, tradisi tulisan yang diperlihatkan 11 fragmen ini beragam, ekspresif. Teknologi yang mereka gunakan untuk menyiapkan lukisan dan kaligrafi mengesankan. Ini adalah tradisi tulis-menulis dan seni yang kuat," kata Hurst.
Sejumlah komunitas suku Maya masih menggunakan kalender kuno ini sampai sekarang.
"Sistem kalender ini sudah bertahan sekitar 2.200 tahun, dipelihara oleh Maya saat masa perubahan, tekanan dan tragedi yang luar biasa," kata Stuart.
Sistem kalender ini merupakan salah satu contoh kemajuan peradaban Maya. Selain memiliki budaya tulisan, mereka juga membangun kuil, piramida, istana, tempat pengamatan dan sistem pertanian yang canggih tanpa menggunakan alat logam dan roda.
(Kurniawati Hasjanah)