"Kita berharap 13 desa wisata yang telah dikurasi itu tetap berbenah, sehingga berpeluang meraih hasil terbaik," katanya.
Diketahui NTB mendaftarkan sebanyak 153 desa wisata yang berasal di 10 kabupaten dan kota pada ajang AWDI 2022.
Sedangkan di ADWI 2021, NTB mendaftarkan 100 desa wisata. Dari jumlah itu, terpilih tiga desa wisata terbaik mewakili NTB.
Di antaranya desa wisata terbaik kategori toilet umum diraih Desa Wisata Bonjeruk dari Kabupaten Lombok Tengah.
Untuk kategori terbaik kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) terpilih Desa Wisata Sesaot di Kabupaten Lombok Barat.
Selanjutnya kategori daya tarik wisata terpilih Desa Senaru di Kabupaten Lombok Utara.
Panitia AWDI menetapkan tujuh kriteria atau kategori yang menjadi penilaian. Yakni kategori kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE).
Kategori toilet, kategori daya tarik wisata, kategori homestay, kategori content creative, kategori digital, dan kategori tata kelola.
(Kurniawati Hasjanah)