4. CN-235
CN-235 merupakan salah satu karya anak bangsa yang bekerja sama dengan Construcciones Aeronáuticas SA (CASA) dari Spanyol. Pesawat angkut turboprop kelas menengah ini menggunakan dua mesin yang mampu mengangkut barang atau orang dalam jumlah banyak tanpa mengakibatkan gangguan terbang saat mengudara.
(Foto: Sindonews)
Selain menciptakan versi transportasi umum, diciptakan pula CN-235 untuk tujuan militer. Untuk versi militer banyak diminati sejumlah negara di dunia, seperti Amerika Serikat, Arab Saudi dan negara-negara di Afrika Selatan serta yang ada di Jazirah Arab.
5. N-250 Gatotkaca
Pesawat jenis ini adalah salah satu karya anak bangsa yang digadang-gadang menjadi andalan IPTN. Pesawat untuk tujuan pengangkutan dan transportasi umum ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989 dan mengudara pertama pada tanggal 10 Agustus 1995 silam.
Sayangnya, meski memiliki keunggulan dalam jumlah pengangkutan penumpang dan teknologi mesin yang digunakan, produksi N-250 Gatotkaca harus dihentikan karena krisis moneter yang melanda Indonesia di tahun 1997-1998. Kini, buah karya Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie itu harus berakhir di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta.
(Foto: iNews TV)
Dimuseumkannya pesawat N250 Gataotkaca itu merupakan gagasan mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, dengan harapan masyarakat dapat melihat secara langsung pesawat buatan bangsa Indonesia tersebut.
6. N219
N219 termasuk pesawat terbang yang diciptakan oleh PT DI dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Produksi pesawat satu ini terus dikebut lantaran sudah ada beberapa negara yang mengantre membelinya.
Pesawat yang berkapasitas 19 orang tersebut merupakan alat transportasi udara yang sangat cocok digunakan untuk penerbangan lintas provinsi jarak pendek dan dapat dioperasikan sebagai transportasi untuk mengunjungi daerah-daerah terpencil.