Masyarakat Bisa Lebaran dengan Lega, Kemenkes Sebut Varian XE Belum Masuk Indonesia

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Kamis 21 April 2022 12:13 WIB
Ilustrasi Varian Omicron. (Foto: Shutterstock)
Share :

Pakar Epidemiologi dari Universiti Putra Malaysia Malina Osman, varian XE tercatat berisiko tinggi bagi mereka yang belum divaksin, atau tidak memiliki infeksi sebelumnya. Menurutnya, varian XE secara teoritis bisa lebih cepat sampai dibanding varian, oleh karena itu dia berharap pengawasan bisa membantu membatasi penyebarannya.

Menurut Konsultan Mikrobiologi Klinis Universiti, Putra Malaysia Zamberi Sekawi, sejauh ini varian XE masih bersaing dengan varian Omicron untuk menjadi varian dominan. Juga tidak banyak yang tahu, dalam hal tingkat keparahannya, dan apakah itu dapat dihindari dengan adanya vaksinasi.

Lebih lanjut Zamberi mengatakan, varian XE diklaim lebih cepat menular 10 persen dari Son Of Omicron/Stealth Omicron (BA.2). Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris (UKHSA) percaya bahwa varian itu menyebar lebih cepat daripada BA.2.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya