Mengenal Afasia, Kerusakan di Otak yang Turunkan Kemampuan Berbahasa Seseorang

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 20 April 2022 17:32 WIB
Ilustrasi Sakit Kepala. (Foto: Shutterstock)
Share :

Apa Saja Gejala Penyakit Afasia?

Dilansir dari Cleveland Clinic, tanda dan gejala afasia bervariasi, tergantung dari luas dan area otak yang terdampak, serta jenis afasia. Namun, gejala umum yang mungkin terjadi, antara lain:

- Kesulitan menyebutkan nama objek, tempat, peristiwa atau orang meskipun mereka mengenal orang atau tempat tersebut

- Kesulitan mengekspresikan diri atau menemukan kata-kata yang tepat ketika berbicara atau menulis

- Kesulitan memahami percakapan

- Kesulitan membaca

- Berbicara dengan kosakata yang tidak lengkap

- Menempatkan kata-kata dalam urutan yang salah

- Tidak menyadari kesalahan dalam bahasa lisan seseorang

- Berbicara hanya dalam frasa pendek

- Berbicara dalam satu kata

- Tidak dapat mengatur nada bicara

- Mengatakan kata yang salah atau mengganti kata yang tidak masuk akal, seperti mengatakan "bola" saat ingin menyebut "telepon"

- Tidak dapat berbicara di depan banyak orang atau hanya dapat berbicara dalam beberapa kata atau mengulang kata dan frasa yang sama berulang-ulang

- Kesulitan menyusun kata-kata untuk menulis kalimat

- Kesulitan menggunakan angka atau mengerjakan matematika

Kerusakan otak yang disebabkan oleh cedera kepala parah, tumor, infeksi atau proses degeneratif juga dapat menyebabkan masalah kognitif lainnya, seperti masalah memori atau kebingungan. Afasia progresif primer adalah istilah yang digunakan untuk gangguan bahasa yang berkembang secara bertahap. Terkadang, afasia jenis ini berkembang menjadi kondisi demensia yang lebih umum.

Beberapa pasien juga dapat mengalami episode afasia sementara. Kondisi ini dapat disebabkan oleh migrain, kejang, atau serangan iskemik transien. Serangan iskemik transien terjadi ketika aliran darah sementara diblokir ke area otak. Orang yang pernah mengalami serangan iskemik transien memiliki risiko lebih besar untuk terkena stroke dalam waktu dekat.

Itu dia penyebab afasia. Apabila memiliki pertanyaan lain mengenai afasia, gunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk berkonsultasi langsung dengan dokter.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya