Data Moderna menjelaskan, vaksin booster modifikasi tersebut sudah melewati uji klinis yang dilakukan pada 300 orang pada 50 mikrogram dosis. Vaksin booster itu menunjukan toleransi yang baik pada tubuh subjek penelitian.
Kemudian, efek samping dilaporkan serupa dengan produk vaksin Covid-19 lainnya. Artinya, vaksin booster modifikasi tersebut cukup aman untuk tubuh manusia.
BACA JUGA:Masyarakat Diimbau Vaksinasi Covid-19 Jauh Hari Sebelum Mudik
"Moderna tidak menyampaikan informasi apakah data hasil studi ini akan disampaikan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) atau tidak. Vaksin booster ini pun belum tersedia untuk publik," tutup laporan NBC News tersebut.
(Dyah Ratna Meta Novia)