Saat memasuki kafe, di meja resepsionis pengunjung harus menuliskan berapa banyak kata yang ditargerkan untuk bisa ditulis untuk ditulis dan jam berapa rencana untuk menyelesaikannya.
Lalu setiap jam, seorang anggota staf akan datang untuk memeriksa progres pekerjaan para penulis dan menerapkan tingkat tekanan yang telah ditentukan.
Uniknya, di kafe ini para penulis tidak diizinkan untuk mengakhiri sesi menulisnya sampai target yang ditetapkan tercapai atau sampai kafe ditutup untuk hari itu. Konon, aturan ini bertujuan mencegah pelanggan menuliskan target ambisius yang tidak bisa dicapainya.
(Rizka Diputra)