Suparmono mengatakan, dalam persiapan menghadapi liburan Lebaran dan cuti bersama pengelola hotel optimistis terjadi peningkatan sekitar 20 persen dari Liburan Natal dan tahun baru 2022.
"Pada pekan ini okupansi beberapa hotel untuk liburan lebaran dan cuti bersama sudah sekitar 40 persen dan di prediksi akan meningkat sampai libur lebaran dan cuti bersama tiba, selain itu juga beberapa hotel juga sudah optimis terisi penuh untuk libur lebaran dan cuti bersama," katanya.
Dalam kesempatan itu Suparmono mengatakan, dengan tetap mengedepankan konsistensi terapan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19, pengelola destinasi pariwisata di wilayah Kabupaten Sleman telah melakukan persiapan dalam menyambut libur Lebaran.
"Semangat kami adalah, menjadi tuan rumah yang baik dan bertanggung jawab kepada wisatawan yang berkunjung ke Sleman. Wisatawan pulang dari Sleman harus puas dan senang, jangan sampai ada keluhan," kata Suparmono.
Menurut dia, pihaknya telah memberikan arahan kepada para pelaku wisata, pengelola destinasi wisata, pelaku usaha jasa pariwisata, termasuk juru parkir untuk benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Jangan sampai ada keluhan masalah tarif parkir, masalah kuliner atau oleh-oleh makanan khas dan lainnya," katanya.
(Kurniawati Hasjanah)