Kasus Covid-19 Jawa-Bali Naik, Ahli Epidemiologi: Ini Alarm!

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Rabu 13 April 2022 16:38 WIB
Pandemi Covid-19 belum berakhir (Foto: VOI)
Share :

Dengan kondisi tersebut, Dicky menegaskan bahwa kenaikan kasus di Jawa-Bali harus tetap direspons serius oleh pemerintah maupun masyarakat.

"Saya katakan, kenaikan ini adalah alarm peringatan. Bukan saya menakut-nakuti, tapi ini adalah gunung es yang bisa saja sewaktu-waktu meningkat tajam lagi jika penanganannya lemah," tambahnya.

Ada beberapa poin disampaikan Dicky menyoal potensi meningkatnya kasus Covid-19 dalam waktu dekat ini, terlebih setelah Lebaran 2022. Salah satunya adalah cakupan vaksin dua dosis yang belum merata di beberapa wilayah.

Selain itu, populasi rawan seperti lansia, orang dengan komorbid, dan anak di bawah 5 tahun masih banyak yaitu 20 persen. Jika mereka tidak dilindungi dengan maksimal, itu bisa menimbulkan dampak serius pada kelompok rawan.

Jadi, kenaikan kasus yang terjadi di Jawa-Bali, terlebih kawasan tersebut memiliki populasi yang sangat banyak di Indonesia, saran Dicky, perlu disikapi hati-hati. Sebab, potensi fatalitas terutama hunian rumah sakit dan kematian bisa meningkat pada wilayah dengan cakupan vaksinasi yang masih kecil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya