INDIA mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), di mana India menjadi negara dengan angka kematian Covid-19 per juta penduduk "terendah". Bila dibandingkan negara lain seperti Amerika Serikat, Brazil, Rusia dan Meksiko.
Dalam keterangannya, Menteri Kesehatan India mengatakan, laporan justru berspekulasi kematian berlebih yaitu lebih tinggi dari jumlah resmi kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan India.
"Laporan-laporan ini sebagian besar mengandalkan metodologi yang tidak divalidasi, atau sumber data yang digunakan, untuk memperoleh 'perkiraan' tidak dapat diandalkan," kata Bharati Pravin Pawar dilansir Times of India, Minggu (3/4/2022).
Dalam konteks pandemi Covid-19, pedoman terperinci untuk pelaporan kematian telah, dikeluarkan oleh kementerian kesehatan Union ke semua negara bagian dan wilayah Union (UT). Dewan Penelitian Medis India (ICMR) pada 10 Mei 2020 mengeluarkan Panduan untuk pencatatan kematian terkait Covid-19 di India.
Lebih lanjut, Menkes menanggapi pertanyaan tentang laporan terbaru yang menunjukkan India memiliki angka kematian tertinggi selama pandemi Covid-19. Serta apakah jumlah kematian resmi tidak sesuai dengan data pada sistem pencatatan sipil.
"Menurut data dari WHO India memiliki salah satu kematian terendah (174 kematian per juta penduduk), yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara yang terkena dampak serupa Amerika Serikat (2.920 kematian per juta penduduk), Brazil (3.092 kematian per juta penduduk), Rusia (2.506 kematian) dan Meksiko (2.498 kematian per juta penduduk)," jelasnya.
BACA JUGA: Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil, Lindungi Ibu dan Bayinya
Sebelumnya dikabarkan jika Maharashtra dan Bengal negara bagian India mulai kemarin (2/4) merubah status penggunaan masker menjadi sukarela. Hal tersebut berdasarkan keputusan pada rapat kabinet yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan Maharashtra. Jika segala peraturan tentang Covid-19 akan dicabut.
(Dyah Ratna Meta Novia)