SEBANYAK 19 juta dosis vaksin Covid-19 yang dimiliki Indonesia disebutkan telah kadaluarsa pada tahun 2022 ini.
Tidak hanya 19 juta dosis yang sudah kadaluarsa, sebanyak 1,5 juta dosis vaksin Covid-19 juga akan kadaluarsa di bulan berikutnya, karena vaksin yang diperoleh dari hasil donasi tersebut memang memiliki umur singkat.
Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Lucia Rizka Andalusia menjelaskan, Kemenkes memang memiliki kendala terkait vaksinasi di daerah.
“Kita memang ada buffer di daerah, 19 juta di daerah. Data vaksin yang expired di daerah dan pusang memang kami bedakan. Dari Farmakes sendiri mengelola persediaan yang di pusat yaitu di Bio Farma,” ujar Lucia Rizka dalam Rapat Dengar Pendapat dengan KOMISI IX DPR RI, Rabu (30/3/2022).
Sebanyak 19,3 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah kadaluarsa tersebut, seperti dikutip dari Reuters kadaluarsa di periode antara Januari dan Maret yang 97 persennya merupakan vaksin hasil hibah bukan pengadaan dengan pembelian.
Lucia mengungkapkan, Indonesia direncanakan akan kembali menerima vaksin hibah di tahun 2022 ini sebagai wujud dari perencanaan kerjasama sejak tahun 2021.