"Maksud dan tujuan kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum ini adalah sebagai wadah bagi warga luas untuk berkarya dan berkreasi dengan melakukan kegiatan positif. Menjadi wadah kebebasan berekspresi dan untuk menyalurkan ide melalui karya seni mural serta menjadi ajang apresiasi untuk para seniman mural di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya untuk tetap berkarya," katanya.
Selain itu, kata dia, festival mural tersebut juga sebagai upaya untuk menangkal aksi vandalisme atau corat coret dinding tanpa tema yang justru merusak keindahan sekitar termasuk area tembok pagar di sepanjang Jalan Stasiun Purwokerto.
Lebih lanjut, Ayep mengatakan festival mural tersebut diikuti 30 tim yang berasal dari Kabupaten Banyumas khususnya Purwokerto, Kabupaten Purbalingga, Tegal, Brebes, dan Kebumen.
"Selain beradu kreativitas mural untuk memperebutkan hadiah, mereka juga bersama-sama mempercantik Kota Purwokerto melalui seni lukis dinding," katanya.
(Kurniawati Hasjanah)