Deltacron Dinilai Tak Terlalu Menular, Apa Gejalanya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Jum'at 25 Maret 2022 15:07 WIB
Deltacron muncul di sejumlah negara (Foto:Rhysley)
Share :

HADIRNYA varian Deltacron memang menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Tak hanya orang awam, para ahli kesehatan pun sempat dibuat takut dengan hadirnya varian Delta dan Omicron tersebut.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban menjelaskan, saat Deltacron dilaporkan teridentifikasi, muncul ketakutan yang nyata di kalangan ahli kesehatan.

 

"Saat Deltacron muncul, tadinya kami takut, karena varian ini adalah rekombinan varian Delta yang menyebabkan gejala berat bikin orang gawat dan sebabkan pasien meninggal lebih banyak dengan varian Omicron yang mudah menular," terang Prof Beri belum lama ini.

Deltacron yang merupakan varian rekombinan tersebut dianggap berbahaya karena varian tersebut memiliki karakteristik Omicron dan Delta secara bersamaan. Itu kenapa rasa takut muncul.

Tapi, setelah dipelajari lebih lanjut, sambung Prof Beri, untungnya Deltacron tidak terlalu menular dan tidak terlalu mematikan.

"Karena itu, hadirnya Deltacron setelah dipelajari lebih lanjut, rekombinan ini diyakini tidak cukup mengkhawatirkan, terlebih kasusnya yang masih sangat kecil di seluruh dunia," tambah Prof Beri.

Di kesempatan tersebut, Prof Beri menjelaskan bagaimana Deltacron terbentuk. Jadi, secara sederhana dalam satu tubuh manusia, 2 varian Covid-19 masuk bersamaan, yaitu varian Delta dan Omicron.

Keduanya kemudian bermutasi di dalam sel dan akhirnya terbentuklah rekombinan tersebut. Dari satu orang tersebut, ternyata rekombinan itu mamu menyebar ke orang lain, tapi sekali lagi ditegaskan tidak mengkhawatirkan.

"Jumlah kasusnya belum banyak. Deltacron juga belum masuk dalam varian yang perlu diperhatikan maupun diwaspadai," terang Prof Beri.

 BACA JUGA:WHO Masih Pantau Deltacron, Ahli Virologi: Masyarakat Harus Jaga Prokes

Lalu apa saja gejala seseorang kena Deltacron?

-demam

-batuk terus-menerus

-sesak napas atau kesulitan bernapas

-kelelahan

-nyeri tubuh

-sakit kepala

-kehilangan rasa atau bau baru

-sakit tenggorokan

-hidung meler

-mual atau muntah

-diare.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya