Lemak
Lemak berfungsi sebagai sumber energi penting. Hal ini sering digunakan sebagai bahan bakar, terutama selama intensitas olahraga sedang yang berlangsung untuk waktu yang lama, seperti joging yang berlangsung setidaknya 30 menit atau lebih.
Tubuh akan menggunakan lebih banyak lemak daripada karbohidrat untuk bahan bakar dalam upaya untuk menghemat karbohidrat yang disimpan dalam hati dan otot. Anda bisa menambahkan minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Wajib diingat, jangan suka mengonsumsi makanan cepat saji atau gorengan, ya.
Air
Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air, itulah sebabnya mengapa tetap terhidrasi sangat penting. Air membantu memberikan nutrisi ke sel dan memainkan peran penting dalam menghilangkan keringat.
Anda perlu menjaga keseimbangan air tubuh sebelum, selama, dan setelah olahraga. Karena air menyediakan makanan yang dibutuhkan tubuh untuk hampir setiap fungsi tunggal. Ini juga membantu membatasi perubahan suhu tubuh.
Korakod Panich menuturkan, selain memahami pentingnya nutrisi, penting juga bagi pelari baru untuk mempelajari cara berlari yang tepat. Berlari tidak hanya membuat tubuh lebih kuat, namun juga membantu membakar kalori dan lemak.
Sebagai contoh, jika Anda memiliki sedikit waktu dan ingin membakar kalori dan lemak, Anda dapat melakukan pelatihan interval, yang bergantian interval kerja pendek (80-90 persen dari detak jantung maksimum selama 30-60 detik) dengan periode istirahat (50 persen dari detak jantung maksimum selama 1-2 menit). Kebiasaan ini membantu meningkatkan sirkulasi dan memungkinkan jantung memompa darah dan membuatnya lebih sehat sambil memperkuat otot.
Dia menegaskan, "Jika tujuan Anda hanya untuk membakar lemak, dan mempunyai punya waktu, Anda dapat berlari perlahan untuk meningkatkan detak jantung menjadi 40-60 persen dari maksimum, setidaknya selama 45-60 menit.”
(Martin Bagya Kertiyasa)