EMPING Gerut Raflesia asal Bojonegoro, Jatim berkolaborasi dengan Millenial Job Center (MJC) menembus pasar Jepang melalui ekspor bersama Bea Cukai.
Founder dan Owner Emping Gerut Raflesia, Ana Nurhayati di Surabaya, Senin mengatakan, lolosnya produk Emping Gerut Raflesia ke pasar ekspor setelah mengikuti prosedur yang ditetapkan dinas terkait.
Ana mengakui, untuk mencapai penjualan ekspor melewati proses panjang, mulai dengan mengikuti kurasi yang diadakan dinas-dinas dan instansi-instansi pemerintah.
"Beberapa kendala juga kami hadapi, seperti kelengkapan dokumen ekspor, valas, cara pengiriman dan kendala bahasa," katanya.
Ana menjelaskan, awalnya produknya hanya dijual dari warung ke warung. "Itu pun banyak yang nolak, mereka bilang makanan sapi kok dijual," kata Ana.