Deltacron Belum Masuk Indonesia, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster

Kevi Laras, Jurnalis
Minggu 20 Maret 2022 12:17 WIB
Varian deltacron masih dipantau pemerintah (Foto: DMER)
Share :

"Ini akan menjadi kewaspadaan terkait varian baru, kita tahu akan berpotensi untuk terjadinya peningkatan kasus. Makanya bukan hanya vaksin primer tapi vaksin booster juga menjadi PR bila kita inginkan selesaikan pandemi ini," jelasnya.

Sedangkan, Dokter Reisa menerangkan jika varian Deltacron merupakan hasil replikasi dari seseorang terinfeksi secara bersamaan dengan dua virus yaitu Delta dan Omicron. Terkait gejalanya, dia mengatakan tidak ada berbeda, artinya sama dengan gejala SARs-COV2 (Corona).

"Jadi gejalanya sama-sama seperti SARs-COV-2, gejalanya sama-sama untuk menyerang tubuh kita," kata dr.Reisa Broto Asmoro dalam Siaran Sehat, Senin (14/3/2022)

 BACA JUGA:Akui Sempat Sangat Takut dengan Deltacron, Prof Beri: Ternyata Tak Mengkhawatirkan

Sejauh ini, dr Reisa mengata bahwa organisasi kesehatan dunia (WHO) masih terus memantau bagaimana perkembangan varian Deltacron. Menurutnya, berdasarkan beberapa negara yang memiliki pasien Deltacron, tidak ditemukan kondisi buruk.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya