Penyebab Penyintas Covid-19 Alami Gangguan Tidur

Antara, Jurnalis
Jum'at 18 Maret 2022 13:17 WIB
Penyintas alami gangguan tidur (Foto: Help guide)
Share :

PRAKTISI Kesehatan Tidur dr. Andreas Prasadja, RPSGT mengatakan, para penyintas Covid-19 yang mengalami kesulitan tidur bukan akibat langsung dari virus Covid-19. Namun akibat pengaruh kebiasaan selama masa isolasi.

"Pada penyintas mengalami gangguan tidur terjadi bukan karena virusnya, melainkan karena isolasinya," kata dr. Andreas.

 

Hal yang sama juga berlaku pada orang-orang yang bekerja di rumah (work from home). Tubuh mereka mengalami gangguan irama sirkadian.

"Orang-orang yang isolasi harus dalam lingkungan sama sepanjang hari. Yang WFH biasanya iramanya bangun pagi, sarapan, siap-siap berangkat kerja, pulang sore, lihat matahari tenggelam. Selama pandemi ada irama yang hilang," ujarnya.

Menurut dia, banyak yang WFH mengalami gangguan irama ini, termasuk pasien corona.

"Bayangkan, tetap dalam lingkungan sama selama 24 jam, pencahayaan sama sehingga mengalami gangguan tidur," katanya.

Andreas mengatakan selama masa pandemi ini ada beberapa jenis insomnia yang terjadi, yakni circadian rhythm disorder (gangguan irama sirkadian, terutama akibat pencahayaan).

Kemudian inadequate sleep hygiene (akibat aktivitas rutin WFH), psychophysiological insomnia, restless legs syndrome, dan sleep apnea (gangguan napas seperti mendengkur saat tidur).

Pihaknya pun membagikan kiat-kiat agar tidur bisa berkualitas diantaranya dengan menciptakan kenyamanan, suasana lingkungan yang sejuk, menjaga badan hangat, membuat pencahayaan redup, menjaga suasana lingkungan kondusif untuk tidur, melakukan ritual relaksasi dan menghangatkan tubuh.

​​​​BACA JUGA:Rizky Nazar Pakai Ganja untuk Atasi Gangguan Tidur

"Baca buku atau dengar musik, baru setelahnya naik ke tempat tidur, penjadwalan tidur teratur, kenali irama sirkadian masing-masing, konsumsi kafein dibatasi setidaknya 12 jam sebelum tidur dan tidur di matras yang nyaman," katanya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya