ADANYA Hari Tidur Sedunia merupakan bukti nyata bahwa tidur yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Tidur selain untuk meningkatkan energi juga untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Dokter Spesialis Saraf Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) dr. Pukovisa Prawirohardjo, Sp.S(K) menjelaskan, kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu fokus, memperburuk suasana hati, dan bahkan menyebabkan peningkatan risiko berbagai penyakit degeneratif.
"Kita dapat mengetahui apakah tidur kita sudah baik atau belum dilihat dari dua sisi, yaitu sisi kualitas dan kuantitas," kata dr. Pukovisa.
Menurut dia, kualitas tidur yang baik terutama bagi lansia sangatlah bermanfaat bagi kesehatan otak dan saraf agar dapat berfungsi optimal.