Kabar Baik! Belum Ada Kasus Varian Deltacron di Indonesia, Pemerintah Terus Pantau

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 16 Maret 2022 13:09 WIB
Varian deltacron masih dipantau pemerintah (Foto: SCMP)
Share :

SAAT ini Deltacron masih menjadi kekhawatiran masyarakat. Sebelumnya Omicron meledak, sehingga masyarakat waspada jangan sampai Deltacron meledak.

Meski demikian Kemenkes yakin Deltacron pasti bisa diatasi seperti pemerintah mengatasi berbagai varian Covid-9 sebelumnya.

 

Juru Bicara Vaksinasi Vovid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sampai saat ini, pemerintah belum mendeteksi kasus varian Deltacron di Indonesia. "Meski demikian kita akan terus akan memantau," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, varian Deltacron tetap merupakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Varian Deltacron bisa menimbulkan gejala yang sama pada saat menyerang tubuh manusia. Gejalanya antara lain batuk, pilek, demam ataupun sakit tenggorokan.

Deltacron sendiri, ujar Dokter Reisa, merupakan gabungan dua varian yakni Delta dan Omicron. Oleh karena itu jika seseorang yang terkena kombinasi varian itu akan mengalami gangguan pada saluran pernafasan bawah maupun saluran pernafasan bagian atas.

“Kalau Delta biasanya banyak menyerang saluran pernafasan bawah kalau Omicron saluran pernafasan atas. Oleh karena itu wajib hati-hati kalau terinfeksi,” ujarnya.

Varian itu telah terdeteksi di beberapa wilayah Prancis. Kasus varian Deltacron juga ditemukan di Denmark dan Belanda, menurut database internasional Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

 BACA JUGA:Muncul Varian Deltacron, Satgas Covid-19: Tingkat Fatalitas Belum Dapat Dipastikan

Secara terpisah dua kasus teridentifikasi di Amerika Serikat dan dilaporkan 30 kasus teridentifikasi di Inggris.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya