SAAT ini Deltacron masih menjadi kekhawatiran masyarakat. Sebelumnya Omicron meledak, sehingga masyarakat waspada jangan sampai Deltacron meledak.
Meski demikian Kemenkes yakin Deltacron pasti bisa diatasi seperti pemerintah mengatasi berbagai varian Covid-9 sebelumnya.
Juru Bicara Vaksinasi Vovid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sampai saat ini, pemerintah belum mendeteksi kasus varian Deltacron di Indonesia. "Meski demikian kita akan terus akan memantau," katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, varian Deltacron tetap merupakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
Varian Deltacron bisa menimbulkan gejala yang sama pada saat menyerang tubuh manusia. Gejalanya antara lain batuk, pilek, demam ataupun sakit tenggorokan.
Deltacron sendiri, ujar Dokter Reisa, merupakan gabungan dua varian yakni Delta dan Omicron. Oleh karena itu jika seseorang yang terkena kombinasi varian itu akan mengalami gangguan pada saluran pernafasan bawah maupun saluran pernafasan bagian atas.