JURU Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, varian Deltacron tetap merupakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
Nah, varian Deltacron bisa menimbulkan gejala yang sama pada saat menyerang tubuh manusia. Gejalanya antara lain batuk, pilek, demam ataupun sakit tenggorokan.
Deltacron sendiri, terang dia, merupakan gabungan dua varian yakni Delta dan Omicron. Oleh karena itu jika seseorang yang terkena kombinasi varian itu akan mengalami gangguan pada saluran pernafasan bawah maupun saluran pernafasan bagian atas. Ini cukup berat.
“Kalau Delta biasanya banyak menyerang saluran pernafasan bawah kalau Omicron saluran pernafasan atas. Oleh karena itu wajib hati-hati kalau terinfeksi,” ujarnya.