Asror mengatakan belum lama ini, Museum Batik mendapat hibah batik dari Provinsi Jambi, Bandung, serta warga Krapyak Pekalongan yang memiliki warisan batik kuno.
Terkait dengan jumlah kunjungan di Museum Batik, ia mengatakan bahwa terjadi penurunan jumlah pengunjung ke museum ini pada Februari 2022 karena Kota Pekalongan berstatus PPKM Level 3.
"Sebelumnya, pada Januari 2022 jumlah pengunjung mengalami peningkatan dan sudah mulai ada aktivitas pembelajaran di Museum Batik. Akan tetapi hingga akhir Februari 2022 hanya mencapai sekitar 1.500 orang," katanya.
(Kurniawati Hasjanah)