Selain hotel-hotel, kata Kusnawan, kedatangan tamu asing tersebut juga memberikan keuntungan bagi masyarakat lokal, seperti pedagang warung, penyewaan sepeda, penyewaan alat selam (snorkeling) hingga transportasi tradisional khas Lombok (cidomo).
"Kalau lihat dampak dari Hari Raya Nyepi cukup besar bagi pelaku pariwisata di tiga gili, kalau dibandingkan saat World Superbike (WSBK) Mandalika pada November 2021, tidak ada apa-apanya," tuntasnya.
(Rizka Diputra)