VARIAN Omicron (BA.1) yakni varian BA.2 dengan julukan ‘Son of Omicron’ atau Omicron Siluman memang sudah masuk ke Indonesia. Dari data yang dipaparkan Kementerian Kesehatan RI melalui Juru Bicara Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, sejauh ini Kemenkes telah mendeteksi sekitar 252 varian BA.2.
“Sebenarnya kita sudah mendeteksi varian ini, jumlah BA.2 saat ini sudah terdeteksi 252. Memang BA.2 ini dia dikatakan lebih cepat menular dan meningkatkan tingkat keparahan,”
Namun, dr. Nadia mengonfirmasi, dari pola yang ada saat ini kasus positif Covid-19 secara global masih didominasi oleh varian Omicron (BA.1).
“Tapi dari pola yang ada saat ini, bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia itu 90 persen didominasi oleh varian Omicron BA.1,” lanjutnya.