Styrofoam Jadi Sampah Tak Daur Ulang, Yuk Ubah Bunga Papan Jadi Digital

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Kamis 24 Februari 2022 09:35 WIB
Bunga digital. (Foto: Pixgood)
Share :

KEBIASAAN memberi karangan bunga papan untuk keluarga maupun kerabat dekat saat acara penting masih banyak dilakukan masyarakat. Namun sayangnya ketika karangan bunga sudah layu dan tak terpakai akan menjadi tumpukan sampah.

Hal ini sangat disayangkan karena tanpa disadari dapat mencemari lingkungan. Ya, karangan bunga yang dirangkai dengan styrofoam dan bunga buatan dari kertas, vynil atau EPS (Expanded Polystyrene) foam.

Anda perlu tahu bahwa styrofoam tergolong sampah PP yang bisa didaur ulang. Sebab bahan ini tidak bio-degradable dan sifatnya yang ringan dan mempunyai buoyancy yang tinggi.

Melihat hal ini, muncul ide kekinian soal mengurangi sampah plastik dari Pegiat Lingkungan Maria F Herlambang dan tim DigiFlora. Mereka ikut mengampanyekan kepeduliannya pada lingkungan untuk mengurangi timbulan sampah. 

 

Head of Strategic Partnership Nancy Luxia Sipayung mengatakan, teknologi memberikan alternatif kebiasaan hidup masyarakat. Termasuk juga mengubah budaya pengiriman bunga papan secara digital.

"Kita bisa memesan papan bunga digital, memilih sendiri desain yang kita mau, menayangkannya di acara yang kita pilih, dan semua bisa dilakukan dari manapun kita berada, semua karena teknologi," katanya dalam keterangan tertulis.

Vania F Herlambang pun sangat senang dengan ide baru ini. Memberi papan bunga digital tentu bisa mengurangi tumpukan sampah, tapi tetap menghargai orang lain di acara-acara penting.

“Ide yang keren banget dan ini merupakan inovasi yang sekaligus dapat mengedukasi masyarakat untuk terus melakukan sustainable switch alias perubahan gaya hidup menuju cara hidup yang lebih ramah lingkungan," kata Vania.

Menurutnya, cara ini juga menjadi langkah kecil yang bisa dilakukan semua orang untuk menghindari penumpukan sampah. Karena berakibat mencemari lingkungan dalam jangka panjang.

"Kita semua bisa berkontribusi dengan melakukan perubahan kebiasaan dimulai dari hal yang sederhana, termasuk salah satunya adalah dengan membiasakan diri mengirimkan ucapan selamat secara digital,” ujar Vania.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya