KASUS Covid-19 varian Omicron di berbagai negara mengalami kenaikan yang pesat, namun gejala bagi pasien mayoritas hampir sama.
Lantas apa saja gejala pasien positif Omicron? Berikut ulasannya oleh Dokter spesialis penyakit dalam.
Dokter Paru dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), dr Ceva Wicaksono Pitoyo mengungkapkan gejala khas pasien corona Omicron. Menurutnya gejala dialami pasien ada perbedaan dengan varian sebelumnya, Delta.
Pasien Omicron justru lebih sedikit alami batuk kering ini.
"Sebagian besar Covid-19 dulu yang di awal itu batuk kering sebagian besar (89%)tapi ternyata sekarang dengan omicron pola batuk kering itu hanya dua pertiga tidak mayoritas (63%)," ujar dr. Ceva Wicaksono Pitoyo, Sp.PD (K), Spesialis Penyakit Dalam diacara webinar Kemenkes, Kamis (24/2/2022)
Selain itu, dr. Ceva juga mengatakan, pasien Omicron tak mengalami anosmia atau kehilangan indra penciuman, layaknya pada kasus Delta. Berbeda dengan Omicron yang jumlahnya lebih sedikit yaitu 27%.