Menurutnya, saat ini memperingatkan bahwa akan ada gelombang di masa depan, seperti yang terjadi dengan patogen endemik lainnya. Karena kekebalan populasi berkurang dan varian baru muncul.
"Untuk sebagian besar waktu dari kenaikan awal hingga puncaknya sekitar 2 bulan meskipun tidak selalu jelas kapan kenaikan awal karena gelombang mikro sering muncul dari gelombang delta," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Associate professor HSU LinYang, ahli penyakit menular di NuS Sw Swee Hock School of Public Health juga mengatakan, gelombang omicron segera sampai dipuncak dalam beberapa minggu.
BACA JUGA: Bahaya Dampak Omicron pada Anak, Gagal Jantung hingga Diabetes
Dia mengatakan, adanya tekanan pada sistem perawatan kesehatan sebab negara masih dalam masa transisi antara takut akan pandemi dan menerima sebagai endemik.
(Dyah Ratna Meta Novia)