SEORANG ahli konservasionis di Afrika Selatan dikejutkan kemunculan badak hitam yang marah. Ia yang panik takut diamuk badak lantas melarikan diri ke atas pohon untuk menghindari amukannya.
Insiden ini terjadi pada September lalu, namun rekaman vdeonya baru-baru ini diunggah dan menjadi viral di media sosial. Pria bernama Tom Frew itu tengah mencoba melacak dan menandai badak putih.
Namun, ia jusru ditemui badak hitam Afrika jantan, yang lebih langka dan lebih agresif daripada badak putih.
“Saya sangat senang dan penuh adrenalin dari pertemuan itu,” ujar videografer Tom Frew, yang menjadi pemandu Ranger Buck Safaris.
Meski cula badak ini dihilangkan untuk mencegah pemburu liar, tetap menjadi ancaman besar bagi para pelacak, terutama karena badak hitam dapat memiliki berat hingga 3.000 pon.
Selain itu, ketika badak hitam bangun setelah dibius, mereka hampir selalu memilih melawan daripada melarikan diri.
Benar saja, setelah kru pemberani menenangkan dan mengikat badak yang terancam punah itu, dia langsung menuju peneliti badak, yang berlari ke atas pohon untuk melarikan diri dari hewan yang marah itu.
Frew, yang berasal dari Cape Town, bercerita tentang momen itu: “Begitu badak datang, dia menangkap aroma rekan-rekan saya di pepohonan sekitarnya dan bergegas dari pohon ke pohon mencoba untuk menyamakan kedudukan dengan kami. setelah merusak paginya,".