Menyeramkan! Warga Hias Rumahnya dengan Patung-Patung Setan Bertanduk, Begini Penampakannya

Salwa Izzati Khairana, Jurnalis
Selasa 22 Februari 2022 21:00 WIB
Patung setan menghiasi rumah David Choque di El Alto, Bolivia (Reuters/New York Post)
Share :

SEORANG penambang Bolivia menutupi rumahnya dengan patung setan bertanduk panjang dan makhluk menakutkan lainnya, sebagaimana masa lalu kolonial negara itu. Namun, rumahnya ini justru mengejutkan beberapa tetangga yang takut akan hubungan dengan okultisme ritual.

Rumah bata di kota dataran tinggi El Alto adalah milik David Choque, yang menyewa seorang seniman untuk membuat kerangka setan dari semen dan kayu, serta memasangnya di atap, pintu, dan dindingnya.

 BACA JUGA: Pengalaman Horor Camping di Tengah Hutan, Tenda Digoyang hingga Bayangan Putih Melayang

Terlihat jejak tengkorak hitam di pintu depan Choque dan gigi raksasa di sekitar bingkai jendela, di bawahnya juga ada naga berukir rumit.

Choque mengatakan kepada Reuters bahwa dia berharap rumah seram itu dapat memacu pariwisata lokal.

“Orang yang berpikiran tertutup akan berpikir itu adalah sesuatu yang supernatural, tetapi orang perlu membuka pikiran mereka dan melihatnya sebagai objek wisata, sesuatu yang dapat meningkatkan daerah tersebut,” kata Choque, yang berasal dari keluarga pertambangan sebagaimana dilansir dari New York Post, Selasa (21/2/2022).

 

Patung setan di rumah David Choque (Reuters/New York Post)

"Itu akan membawa hal-hal baik, bukan kejahatan," sambungnya.

Choque menambahkan patung-patung itu adalah referensi kehidupan di tambang Bolivia berabad-abad yang lalu selama pemerintahan kolonial Spanyol ketika pria pribumi setempat ketakutan dan dipaksa menggali perak.

 BACA JUGA: Horor! Hantu Wanita Usir Pengunjung Cagar Alam dan Suruh Orang Bercinta

Para penguasa kolonial akan menunjukkan kepada para penambang gambar setan dan memperingatkan bahwa mereka akan diculik oleh roh-roh jika menolak untuk bekerja.

Selama tiga abad dominasi Spanyol, Bolivia, termasuk Meksiko, adalah sumber utama perak yang dikirim ke Asia untuk ditukar dengan barang-barang seperti porselen dan sutra, di salah satu perdagangan komoditas utama pertama di dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya