Pesona Jerash, Situs Kuno di Yordania yang Penuh Sejarah

Maria Alexandra, Jurnalis
Minggu 13 Februari 2022 04:01 WIB
Jerash, kota kuno di Yordania (worldhistory.org)
Share :

JERASH dikenal dengan reruntuhan Kota Gerasa Yunani-Romawi, yang terletak sekitar 48 km utara Yordania. Pada zaman dulu, kota ini merupakan kota terkaya di Timur Dekat.

Daerah sekitar Jerash cukup subur dan memiliki akses ke air sepanjang tahun berkat reservoir kuno. Kota itu dulu dihuni oleh manusia pada awal periode Neolitik pada 7500 – 5500 SM dan didirikan sebagai kota Helenistik pada abad ke-2 SM.


Pendirian Jerash sebagai sebuah kota kemungkinan terjadi sekitar 175 – 164 SM di bawah pemerintahan Antiokhus IV Epiphanes dari Kekaisaran Seleukia.

Pemerintahan Seleukia atas Jerash berlangsung singkat, tepatnya setelah kematian Antiokhus VII Sidetes, yang memerintah pada tahun 129 SM, dalam pertempuran melawan Parthia.

Jerash jatuh di bawah kendali serangkaian raja-raja panglima yang memerintah kota itu hingga 102 SM. Penerima manfaat dari kekosongan kekuasaan setelah runtuhnya Kekaisaran Seulekia adalah orang-orang Yahudi yang dengan cepat mendirikan kerjaan mereka sendiri dengan Yerusalem sebagai ibu kota di bawah kekuasaan dinasti Hasmonean.

Jerash juga menjadi kota penghubung perdagangan dan komunikasi antara Damaskus dan Petra. Rute perdagangannya membentang ke utara dan barat menuju pelabuhan Mediterania di Tirus dan Yope (Jaffa), yang sekarang masing-masing wilayah Lebanon dan Israel.


Zaman keemasan Jerash berasal dari masa pemerintahan Kaisar Romawi Trajan yang memasukkan kota Jerash ke dalam provinsi Arab Romawi yang baru pada tahun 106 M.

Terletak di dekat ibu kota provinsi Bosra, Jerash mendapat keuntungan dari lokasi utama beberapa rute perdagangan. Sebagian besar bangunan yang dilihat di Jerash berasal dari abad kedua Masehi.

Jerash berkembang di bawah kekuasaan Kekaisaran Bizantium. Kota ini berkembang pesat di bawah pemerintahan Kaisar Justinianus yang memerintah pada 527 - 565 M. Bizantium membangun teater dan kolam khusus untuk festival air Maiumas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya