Pengunjung juga dapat melihat teknologi komunikasi dan reportase serta pahatan kepala tokoh-tokoh penting dalam sejarah jurnalisme Indonesia. Ruang kedua di dalam museum ini menyimpan diorama yang menggambarkan sejarah pers Indonesia.
Koleksi lain yang juga memiliki nilai sejarah adalah artefak milik para jurnalis dari berbagai zaman. Salah satunya adalah mesin ketik milik salah satu perintis pers Indonesia, yaitu Bakrie Soeratmaadja, wartawan koran Sipatahoenan yang terbit di Bandung. Baju yang dipakai Hendro Dubroto saat meninggal juga disimpan di sini. Wartawan senior itu tewas tertembak ketika meliput pendudukan Indonesia di Timor Timur tahun 1975.
Kini museum yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika terdaftar sebagai Cagar Budaya Indonesia. Museum Pers berlokasi di Jalan Gajahmada Nomor 76, Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Museum ini buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB.
(Kurniawati Hasjanah)