PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menyiapkan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) untuk mengantisipasi kekurangan kamar hotel bagi para penonton MotoGP Mandalika 2022 pada 18-20 Maret mendatang.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) NTB Jamaluddin mengatakan total Rusunawa yang siapkan sebanyak 52 unit dengan 54 blok.
"Satu tempat itu ada dua kamar dengan dua tempat tidur," kata dia.
Dijelaskannya, Rusunawa ini tersebar di sejumlah wilayah NTB, baik di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Mulai dari Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa.
"Saat ini kita lagi inventarisir. Karena jumlah Rusunawa ini banyak tersebar, seperti yang ada di Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, Kampus Al Azhar dan Bintaro di Kota Mataram," jelas Jamaluddin.
Menurutnya, penggunaan Rusunawa ini untuk untuk mensiasati kekurangan kamar hotel pada saat berlangsungnya MotoGP. Mengingat jumlah penonton sesuai keputusan pemerintah mencapai 100 ribu orang.
Hal ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR yang memberi izin untuk pemanfaatan Rusunawa tersebut. Namun, tentunya Rusunawa yang belum berpenghuni.
"Jadi kita siapkan ini untuk Rusunawa yang belum ada penghuninya. Kalau sudah ada ya mereka tetap tinggal di situ. Tidak akan diminta keluar, seperti informasi yang beredar kita mengusir mereka yang sudah tinggal, pastinya tidak ada seperti itu, kalau pendataan ya," katanya.