KANKER serviks adalah salah satu kanker yang cukup banyak menyerang para perempuan Indonesia. Tercatat, jumlah kasus kanker serviks mencapai 36.633 kasus atau sekira 9,2 persen dari total kasus penyakit kanker di Indonesia.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kanker leher rahim merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia. Tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia, termasuk kanker serviks salah satunya dipicu karena deteksi dini yang rendah, sehingga penanganan pasien cenderung terlambat.
“Tingginya angka kematian akibat kanker, salah satunya disebabkan karena deteksi dini rendah. Cakupan skrining kanker serviks di angka 8,29 persen,” ujat Menkes Budi, dalam gelaran Webinar Hari Kanker Sedunia 2022 ”Ayo Cegah KANKER SERVIKS dengan Vaksinasi HPV dan Deteksi Dini”, Jumat (4/2/2022).
Angka kejadian dan kematian kanker seviks bisa dicegah, bukan hanya dengan deteksi dini tapi juga dengan melakukan imunisasi Imunisasi Human Papillomavirus Vaccine (HPV).