GEJALA Omicron ditandai dengan batuk kering dan nyeri tenggorokan yang parah. Lalu kapan Anda perlu melakukan tes antigen atau PCR untuk memastikan Anda positif Omicron atau cuma flu ya?
Sebelumnya Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr Erlina Burhan, Sp.P (K) menjelaskan, menurut CDC, gejala Omicron ditandai dengan batuk kering, kelelahan yang membuat badan pegal dan nyeri, diikuti dengan hidung tersumbat dan berair, nyeri tenggorokan, sakit kepala, sakit perut, tapi hampir separuh pasien tidak demam.
"Memang gejalanya mirip flu, tapi Omicron ini juga disertai nyeri tenggorokan, batuk kering terus-menerus, sakit kspala, lesu, letih, nyeri otot, kadang-kadang demam, jadi lengkap gejalanya. Kalau flu biasanya bersin, pilek, hidung gatal dan flu cukup istirahat dan minum vitamin, ujarnya dalam acara diskusi "Jangan Lengah, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh untuk Mencegah Penularan Covid" bersama SOHO.
Sementara jika Anda terpapar Omicron harus melakukan isoman dan wajib protokol kesehatan kurang lebih 10-13 hari.
Masa pemulihan Omicron lebih cepat karena gejala ringan dibandingkan dengan delta, sampai batuk berkepanjangan hingga sesak napas.
"Kalau Omicron karen gejala ringan penulihan lebih cepat, hari ke 5-7 ini sudsh negatif hasilnya. Apalagi tanpa gejala ini 10 hari dan kalau bergejala 10 hari plus 3 hari," terangnya.