Kegiatan Bulan Bahasa Aksara dan Sastra Bali 2022 mengambil tajuk “Danu Kertih Gitaning Toyo Ning” yang memiliki makna setiap manusia dapat menjaga kelestarian sumber air di Pulau Bali sebagai salah satu sumber kehidupan manusia.
Menurut dia, kegiatan itu juga salah satu wujud implementasi program Pemkab Badung yang memiliki keberpihakan terhadap pelestarian budaya lokal.
"Pemkab Badung memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bulan Bahasa Sastra dan Aksara Bali sebagai roh atau auranya Bali. Untuk itu ini perlu kami jaga dan lestarikan," katanya.
(Kurniawati Hasjanah)