Ibu Emily, Bev Warn mengatakan, banyak hal perlu diubah. Bendung itu tidak terlihat, dan orang-orang tidak menyadarinya. Tanpa pelampung, tidak ada yang punya kesempatan untuk tahu itu ada di sana.
Seruan meningkat kepada pemerintah untuk memperbaiki bendungan, di mana penduduk setempat menyebutkan pelampung kuning cerah yang terletak 100 meter di hulu dan memperingatkan lokasinya belum diganti setelah hanyut dalam banjir tahun lalu.
Warn menggambarkan kematian putrinya sebenarnya dapat dicegah bila merujuk pada insiden lain yang terjadi pada November tahun lalu. Saat itu dua pria harus diselamatkan dari lokasi yang sama.
"Dia memiliki hati yang paling baik dan paling indah," ujar Warn, menggambarkan Emily sebagai sosok yang 'penuh kehidupan'.
Ini berarti tiga kapal terbalik di Penrith Weir dalam waktu kurang dari tiga bulan. Kurangnya pelampung peringatan membuat pelaut terkejut di sungai dengan arus yang cepat menyeret kapal mereka ke arah bendung dan menyebabkannya terbalik.
Dalam putaran yang mengkhawatirkan, Water NSW, otoritas yang bertanggung jawab atas bendung, mengaku melihat pelampung rusak pada Selasa, sehari sebelum Emily meninggal.
Realisasinya dilakukan saat pemeriksaan rutin, tetapi petugas marinir belum memasang rambu pengaman sementara hingga kemarin, menyusul kejadian ketiga. Menteri Perairan NSW, Kevin Anderson marah karena kurangnya pelampung, membenarkan bahwa mereka akan diganti awal minggu depan.
(Rizka Diputra)